cool hit counter

PWM Sumatera Utara - Persyarikatan Muhammadiyah

 PWM Sumatera Utara
.: Home > Berita > UMSU jadi Perguruan Tinggi Penelitian dan Riset

Homepage

UMSU jadi Perguruan Tinggi Penelitian dan Riset

Jum'at, 20-01-2017
Dibaca: 304

Medan - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) akan menyerap lebih besar lagi dana hibah penelitian dan pengabdian pada masyarakat dari Kemenristek Dikti dengan mengajukan lebih banyak proposal pada 2017. Rektor Dr Agussani, MAP mengatakan dengan demikian penelitian dan pengabdian pada masyarakat menjadi tren sekaligus menguatkan UMSU sebagai perguruan tinggi percontohan melakukan penelitian di Sumatera Utara.

 

"Saya yakin UMSU dapat menyerap dana hibah penelitian Dikti lebih besar lagi tahun ini dan tahun mendatang, setelah para dosen mendapat sosialisasi buku X revisi terbaru dan bedah proposal oleh reviewer nasional" kata Rektor saat membuka acara Sosialisasi Pedoman Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Edisi X Revisi 2017 di Aula Pascasarjana UMSU Jalan Denai, Jumat (20/1), dihadiri ratusan dosen tetap sekaligus peneliti dari setiap fakultas.

 

Turut hadir WR I Dr Muhammad Arifin Gultom, WR III Rudianto, M.Si, Sekretaris Universitas Gunawan, M.Th, staf ahli rektor Dr Sudarmono, Kepala LP2M UMSU Dr Muhammad Said Siregar, pemateri yang juga reviewer nasional Prof Dr Sarwono dan Hasan Soleh, S.Sos., M.Si dari Kemenristek Dikti.

 

Rektor Dr Agussani menjelaskan, sosialisasi pedoman penelitian dan pengabdian pada masyarakat edisi X sangat penting bagi dosen untuk mematangkan persiapan pembuatan proposal tahun 2017. Dengan sosialisasi ini, lanjut rektor, maka dosen mendapatkan informasi terbaru dan mengantisipasi perubahan dari hasil revisi 2017 yang baru selesai dikerjakan satu minggu ini.

 

Rektor Dr Agussani mengatakan tren penelitian di UMSU dicapai selama 6 tahun terakhir ini seiring LP2M meraih predikat cluster utama dari Kemenristek Dikti yang didukung dengan tata kelola dan penguatan bidang akdemik, sarana prasarana serta kemahasiswaan. Seiring dengan itu, lanjutnya, UMSU mempersiapkan tenaga pengajar berkualifikasi doktor dan kepangkatan dosen serta menyediakan dana penelitian internal Rp1 miliar kemudian naik menjadi Rp2 miliar, selain dana hibah yang disediakan Dikti untuk UMSU Rp10 miliar sampai Rp15 miliar.

 

Rektor mengatakan UMSU siap berkompetisi untuk meraih dana hibah penelitian dari Kemenristek Dikti yang lebih besar lagi. Semangat itu didukung dengan tren penelitian di kampus semakin menggembirakan. Terakhir, UMSU terbanyak memenangkan proposal penelitian tingkat PTS se- Kopertis Wilayah I Sumut dengan 74 proposal. Kemudian, 200 proposal berhasil memenangkan penelitian internal. Rektor berharap melalui sosialisasi buku edisi x revisi 2017 ini, UMSU dapat merebut Rp11, 5 miliar dana hibah penelitian dari Rp15 miliar yang disediakan Kemenristek Dikti. Rektor optimis dana itu akan terserap jika setengah dari 500 dosen tetap UMSU bergerak untuk melakukan penelitian.

 

Mulai tahun ini, lanjut rektor, universitas mewajibkan kepada seluruh dosen tetap UMSU melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat sehingga UMSU benar-benar menjadi rujukan dan percontohan kampus penelitian sebagaimana yang disampaikan Koordinator Kopertis Wilayah I.

 

Saat ini, kata rektor, UMSU memiliki 59 tenaga pengajar doktor dan 3 guru besar. Sementara itu, Ketua L2M UMSU Dr Muhammad Said Siregar mengatakan, UMSU yang pertama mendapat informasi terbaru revisi buku X tentang pedoman penelitian dan pengabdian pada masyarakat sehingga LP2M mengundang reviewer dan Kemenristek Dikti melakukan sosialisasi dan penguatan kepada ratusan dosen tetap untuk menyiapkan proposal penelitian dengan baik sehingga dapat memenangkan penelitian 2017 dan 2018.

 

Informasi terbaru dari reviewer nasional ini, lanjutnya, menjadi kekuatan bagi UMSU untuk lebih banyak memenangkan hibah penelitian sebagaimana harapan Rektor Dr Agussani dan Kopertis Wilayah I Sumut menjadikan UMSU sebagai kampus percontohan penelitian di Sumut. Dia yakin UMSU mampu menyerap dana hibah penelitian Rp 10 miliar sampai Rp15 miliar pertahun. (Thoriq/Syaiful Hadi/MPISU)


Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website